Membangun Indonesia Melalui Penyiaran

Cirebon (23/11). Bertempat di Hotel Grage Cirebon, KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) mengadakan acara Semiar dan Dialog terbuka mengenai Sosialisasi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (SP3SPS). Peserta seminar terdiri dari beberapa kalangan masyarakat Cirebon, seperti pekerja media, Komunitas Blogger Cirebon (KBC), Forum Tenaga Honorer Sekolah Swasta (FTHSS), dan budayawan Cirebon. 

Seminar ini dihadiri oleh 4 narasumber, diantaranya :
  1. Mahfud Siddiq (Ketua Komisi I DPR-RI)
  2. Idy Muzayyad, M.Si (Wakil Ketua KPI Pusat)
  3. Hj. Neneng Athiatul Faiziyah, S.Ag., M.Ikom (Ketua KPI Daerah Jawa Barat)
  4. Prof. Dr. H. Djohan Rochandra Wiradinata, MP. (Wakil Rektor I Unswagati)
Diadakannya acara ini agar masyarakat lebih melek media, masyarakat lebih mengerti mana tayangan yang layak ditonton dan mana tayangan yang tidak layak untuk di tonton. Dalam hal ini, peran guru di sekolah untuk mengingatkan siswanya agar tidak sembarangan menonton acara yang tidak seharusnya ditonton oleh usia kalangan pelajar, dan tentu saja orang tua di rumah mempunyai peran yang lebih penting untuk mengawasi langsung acara tv apa yang sedang ditonton oleh anak dan acara radio apa yang sedang didengarkan oleh anak. Jangan sampai anak usia di bawah umur ini menjadi prematur dewasa, artinya mereka menjadi dewasa sebelum waktunya. Akibatnya anak-anak itu menirukan gaya dan perilaku apa yang mereka lihat di TV. Menurut hasil observasi yang dilakukan oleh anggota KPI, anak-anak yang sering melihat tayangan yang berbau kekerasan, mereka akan menirukan kembali kepada teman-temannya, seperti berkelahi, berbicara kasar, bahkan perbuatan kriminal lainnya. banyak pula anak-anak jaman sekarang yang bisa dibilang korban sinetron.

Beberapa waktu lalu KPI Pusat telah menegur 11 stasiun TV nasional termasuk TVRI, dan pada bulan ramadhan lalu telah menegur 8 acara TV. KPI menghimbau agar media itu tidak terlalu mengekspose orang-orang yang berprilaku “lebay”. Sebagian besar acara TV saat ini hanya untuk mencari keuntungan semata, lebih menayangkan acara yang bukan kebudayaan Indonesia.

Menurut Ibu Hj. Neneng, Provinsi Jawa Barat mencatat ada sekitar 36 TV swasta yang ada di Jawa Barat. Cirebon sendiri tercatat sebanyak 5 stasiun TV swasta dan 20 radio, terbanyak kedua setelah Bandung, sekitar 9 TV swasta. Dari sekitar 49 juta jiwa yang ada di Provinsi ini, sedikit sekali pengaduan yang masuk ke KPID Jawa Barat.

Dengan adanya acara seperti ini, KPI terjun langsung ke daerah-daerah yang dihadiri oleh kalangan masyarakat, diharapkan agar masyarakat tidak ragu lagi untuk mengadukan acara TV dan radio jika memang terdapat pelanggaran. Peran masyarakat sangat penting dalam memilih tayangan yang bermanfaat dan berkualitas, karena ini adalah salah satu upaya untuk membangun Indonesia melalui penyiaran.

Jika anda ingin mengadukan acara TV atau radio ke KPI Pusat dan KPI Daerah jawa Barat, berikut kontak yang bisa anda hubungi:

Keterangan
KPI Pusat
KPI Daerah Jawa Barat
Alamat
Jl. Gajah Mada No. 8 Jakarta 10120
Jl. Malabar No. 62 Bandung 40262
Website
www.kpid-jabar.go.id
E-mail
-
Facebook
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
-
Twitter
@KPI_Pusat
-
SMS Aduan
0812-1307-0000
0815-7310-7000
Call Center
021-6340626
022-730881213


No comments:

Post a Comment