Jelajah Indahnya Kawasan Wisata Pertanian Argapura Majalengka

Wisata Terasering Argapura, Majalengka
Argapura merupakan salah satu kawasan wisata favorit di Kabupaten Majalengka.  Yang paling terkenal disini adalah wisata terasering Panyaweuyan. Wisata terasering di Argapura mulai ramai sekitar 1 tahun yang lalu atau awal tahun 2016, para wisatawan lokal dari Majalengka, Cirebon, dan sekitarnya berbondong-bondong  berwisata ke kawasan ini. Sampai-sampai lahan pertanian teraseringnya menjadi rusak karena saking banyaknya pengunjung yang masuk ke lahan pertanian untuk berfoto ria.

Sekarang ini, setiap pengunjung yang akan masuk ke lahan terasering milik petani, dikenakan biaya "infaq" sebesar Rp. 5.000,-. Tapi dengan adanya biaya masuk lahan petani ini bukan berarti kita boleh seenaknya menginjak bahkan sampai merusak tanamannya. Wisatawan yang baik adalah mereka yang berwisata tetap menjaga adab, menikmati alam tanpa harus mengotori atau merusaknya. Karena jika lahannya rusak, petani merugi, dan tentu kita juga yang rugi.

Untuk mencapai ke kawasan terasering ini, butuh waktu sekitar 1 jam jika dari tengah Majalengka Kota atau sekitar 2 jam dari Cirebon. Terasering Panyaweuyan terletak di ketinggian 1100 mdpl, 1/3 dari puncak Gunung Ciremai.

Jika kamu ke desa wisata Argapura ini, tak lengkap rasanya jika hanya menikmati terasering kebun bawang saja. Di Agrapura ini kamu bisa menikmati hijaunya kebun pertanian warga, mulai dari kebun kol, cabai, terong, dan jenis sayuran lainnya.

Tak hanya itu, disini juga ada hutan pinus, bumi perkemahan, dan air terjun atau curug Argalingga, bahkan kebun bambu. Terlebih lagi jika kamu beruntung bisa menikmati indahnya sunset dan sunrise alam Argapura.

Saran saya, kalo kamu mau berwisata ke Argapura, datanglah pada masa tanam karena hjaunya lahan terasering akan membuat kamu untuk enggan pulang lebih cepat.

Kebun kol dengan view Gunung Ciremai dipagi hari

Lorong kebun bambu

Sunset di belakang kebun bambu

Terasering kebun bawang

No comments:

Post a Comment