• Breaking News

    Makam Sunan Gunung Jati, Tujuan Utama Wisata Religi Cirebon


    Sunan Gunung Jati adalah Wali yang ke-9, yang memiliki nama asli 
    Sultan Syarif Hidayatullah. Mulai sampa di Cirebon dan berdakwah sekitar tahun 1470 masehi, disinilah beliau mendirikan kerajaan Cirebon. Beliau wafat pada tahun 1568 masehi pada usia 120 tahun, dimakamkan di Desa Gunung Jati, tepatnya di Bukit Gunung Jati Kabupaten Cirebon, yang kemudian dikenal sebagai Sunan Gunung Jati.

    Wasiat yang paling dikenal dari Sunan Gunung Jati adalah ingsun titip tajug lan fakir miskin, dalam bahasa Indonesia artinya saya titip masjid dan fakir miskinMakam Sunan Gunung Jati sangat dengat dengan pusat Kota Cirebon, dapat ditempuh dengan waktu kurang dari 5 menit.

    Jangan kaget bila pertama kali datang kesini banyak disediakan kotak amal jariyah dan orang yang meminta-minta kepada para pengunjung atau peziarah, bahkan beberapa pengemis suka memaksa atau jahil kepada para peziarah.

    Untuk menuju makam Sunan Gunung Jati, kita harus melalui 9 pintu. Namun masyarakat umum hanya diijinkan sampai pintu ketiga saja, yakni pintu pasujudan. Sedangkan pintu keempat sampai pintu kesembilan diperuntukan bagi keluarga Keraton Cirebon. Meski para peziarah tidak dapat melihat secara langsung makam Sunan Gunung Jati namun tak pernah sepi, meski pandemi setiap hari selalu ada peziarah.

    Komplek pemakaman Gunung Jati sangat luas, tidak hanya makam Sunan Gunung Jati saja, keluarga Sunan Gunung Jati, keluarga Keraton, para sesepuh dan tokoh Cirebon pun dimakamkan di komplek pemakaman Sunan Gunung Jati.

    Selain Makam Sunan Gunung Jati, banyak destinasi yang sering dikunjungi para wisatawan atau peziarah, salah satunya petilasan Sunan Kalijaga yang letaknya di Kampung Kalijaga, Harjamukti. Namun Makam Sunan Gunung Jati lah yang tidak pernah sepi dikunjungi para wisatawan atau peziarah dari luar daerah.

    Bila kamu ingin berkunjung kesini dan tidak sekedar berziarah, datanglah pada waktu tertentu, seperti pada H+7 lebaran idul fitri ada perayaan Grebeg Syawal, pada bulan mulud(rabiul awal) ada muludan dan prosesi peringatan maulid nabi.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar